Thursday, September 12, 2019

Ulasan Seputar Efek Samping dan Bahaya Rokok Elektrik

Rokok elektrik merupakan hal yang digunakan untuk dapat mengatasi kecanduan para rokok tembakau. Dimana tentunya akan susah untuk melepaskan ketergantungan terhadap rokok tembakau yang mempunyai efek dapat untuk membuat kecanduan. Sehingga rokok elektrik atau vape dapat digunakan sebagai alternatif. Anda dapat untuk menggunakan vape untuk mengurangi ketergantungan sehingga bisa menggunakannya beberapa kali ketika ingin merokok. Tetapi rokok elektrik juga mempunyai beberapa efek samping yang bisa diakibatkan dari menggunakan alat ini. Seperti misalnya beberapa efek samping dan bahaya rokok elektrik yang dapat ditimbulkan adalah:

Efek Samping dan Bahaya Rokok Elektrik

Meningkatkan resiko darah tinggi, diabetes, dan sakit jantung
Efek samping pertama yang bisa disebabkan oleh rokok elektronik apabila dikonsumsi secara terus menerus adalah meningkatkan resiko darah tinggi, diabetes, dan juga sakit jantung. Hal tersebut karena di dalam rokok elektrik yang dikonsumsi mengandung zat nikotin. Sehingga konsumsi zat tersebut dalam jangka panjang akan menyebabkan naiknya tekanan darah dan juga denyut jantung. Hal tersebut akan membuat resiko peningkatan resistensi insulin yang membuat diabetes tipe dua. Dan tentunya mengkonsumsinya secara terus menerus juga akan menyebabkan resiko penyakit jantung lebih besar.

Meningkatkan resiko kanker
Bahaya rokok elektrik selanjutnya yang akan didapatkan oleh perokok aktif adalah dapat meningkatkan resiko kanker. Kanker merupakan penyakit yang berbahaya dan mematikan dan pada umumnya terjadi karena pola hidup yang tidak sehat seperti karena merokok. Oleh karena itulah Anda bisa untuk menghindari pola hidup yang tidak sehat dan bisa memilih bebas dari rokok termasuk juga dari rokok elektrik. Dimana rokok elektrik mempunyai kandungan formaldehida yang dapat menyebabkan kanker. Bahan dasar dari liquid yang digunakan untuk vape mempunyai kandungan yang bisa berubah menjadi formaldehida apabila dipanaskan seperti propelin glikon dan juga gliserol. Sehingga ketika mengkonsumsi rokok elektrik secara berkelanjutan dapat untuk membuat resiko penyakit kanker terutama kanker paru-paru.

Meningkatkan resiko penyakit paru-paru
Alasan selanjutnya yang bisa digunakan untuk menghindari rokok elektrik adalah karena dapat untuk meningkatkan resiko terjadinya penyakit yang menyerang paru-paru. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa kanker yang paling sering diderita oleh perokok adalah kanker paru-paru. Selain itu juga dapat untuk merusak paru-paru secara keseluruhan karena zat berbahaya yang ada di dalam vape. Seperti misalnya zat diasetil yang dapat untuk menyebabkan peradangan paru-paru dan juga menyebabkan bronchiolitis obliterans. Penyakit tersebut merupakan penyakit langka yang dapat membuat saluran nafas menjadi kecil karena terjadi kerusakan permanen.

Menurunkan daya ingat anak-anak
Bahaya selanjutnya yang bisa diderita adalah dapat untuk menurunkan daya ingat pada anak-anak. Dimana pengguna rokok elektrik ini pada umumnya adalah remaja karena hype yang ada di masyarakat. Apabila digunakan dalam jangka panjang, nikotin yang ada di dalam kandungan vape tersebut dapat untuk mengganggu daya ingat dan konsentrasi. Sehingga pengguna vape akan lebih mudah lupa dan mempunyai konsentrasi yang menurun.

Membuat kecanduan
Dan efek samping dan bahaya rokok elektrik yang terakhir juga sama dengan rokok tembakau pada umumnya yaitu dapat membuat kecanduan. Dimana hal tersebut merupakan hal yang dihindari sehingga membuat beralih ke vape. Tetapi vape juga mempunyai efek samping dapat untuk membuat kecanduan. Apabila berhenti menggunakan rokok elektrik biasanya efek yang akan dialami adalah lebih mudah stress, mudah marah, sulit tidur, hingga gelisah. Sehingga agar mood tetap terjaga maka harus menggunakan vape.

0 comments:

Post a Comment